March 3, 2017

Teknik Kehutanan

101.201. 302.31. Teknik Kehutanan

● Pendidikan: Sarjana
● Pendapatan Perbulan: Rp 3-6 juta

Diskripsi: 
Teknisi kehutanan melakukan fungsi-fungsi teknis dan pengawasan dalam mendukung penelitian kehutanan dan pengelolaan hutan, pemanenan, konservasi sumber daya dan perlindungan lingkungan. 

Tugasnya meliputi:

  1. Melakukan inventarisasi hutan, survei dan pengukuran lapangan mengikuti prosedur ilmiah 
  2. Membantu dan melakukan fungsi-fungsi teknis dalam penyusunan pengelolaan hutan dan rencana pemanenan menggunakan fotogrametri dan teknik pemetaan dan sistem informasi terkomputerisasi; 
  3. Membantu dalam perencanaan dan pengawasan konstruksi rute akses dan jalan hutan; 
  4. Melaksanakan, mengawasi dan melakukan fungsi teknis dalam operasi silvikultur yang melibatkan persiapan lokasi, penanaman, dan perawatan tanaman; 
  5. Mengkoordinasikan kegiatan seperti scaling kayu, penekanan kebakaran hutan, pengendalian penyakit atau serangga atau penipisan hutan pra-komersial; 
  6. Mengawasi dan melakukan fungsi teknis dalam kegiatan penebangan hutan; 
  7. Memastikan keseuaian terhadap peraturan dan kebijakan mengenai perlindungan lingkungan, pemanfaatan sumber daya, keamanan kebakaran dan pencegahan kecelakaan; 
  8. Mengawasi kegiatan pembibitan tanaman hutan.
Lokasi Kerja-Ketertarikan Lokasi: 101. Pertanian dan Sumberdaya Alam
Golongan Jabatan: 302. Tenaga Profesional
Tipe Kepribadian-Realistis. Memerlukan bentuk-bentuk kecakapan dan keahlian tertentu. Mereka sering berurusan dengan konservasi alam dan penelitian tentang pengelolaan kehutanan. Pekerjaan dilakukan di luar dan tidak melibatkan banyak dokumen namun bekerja sama dengan orang lain.
Nilai Pekerjaan –Pengawas, penelitian, pengelolaan dan pelestarian.
Keterampilan – Sains: meneliti dan melestarikan cagar alam serta yang berkaitan dengan bidang kehutanan.
Kemampuan - kognitif: Pelestarian hutan, konservasi, topografi dan penelitian. Psikomotor: tidak membutuhkan kriteria khusus.  Fisik: tidak membutuhkan kriteria khusus. Sensory: kondisi fisik alam dan hutan.
Kegiatan Kerja Umum- Input Informasi: membuat dan menerima data lapangan. Proses Mental: mengawasi dan merencanakan tugas. Hasil Kerja: pengawasan konservasi dan penelitian. Interaksi dengan Orang Lain: Berkomunikasi dengan Pekerja Lainnya; Membangun dan Mempertahankan Hubungan Interpersonal; Mengkoordinasikan Kerja dan Kegiatan Lainnya.
Kondisi Fisik Kerja –Outdoors: berhubungan langsung dengan alam, dibutuhkan pengetahuan tentang topografi.
Pengalaman - Membutuhkan pengalaman kerja yang berkaitan dengan keterampilan, pengetahuan, atau pengalaman bidang yang sama. 
Persiapan Kerja - lebih dari satu tahun dan kurang dari empat tahun pekerjaan.
Pengetahuan – konservasi lingkungan dan topografi

Sekolah Lanjutan – Apabila tertarik bekerja pada bidang teknik kehutanan, anda dapat melanjutkan studi dengan jurusan serupa.